Teknik Fotografi Macro Dengan Smartphone
Thursday, 7 January 2016
Edit
Teknik Fotografi Macro Dengan Smartphone
Fotografi macro adalah teknik foto yang menggunakan objek yang berukuran kecil, seperti serangga, capung, lebah, semut, dll. Cara fotografi ini menggunakan lensblong (lensa bongkaran) yang didapatkan dari lensa bekas, Diantaranya dari bongkaran kamera poket bekas, okuler mikroskop, tele senapan, dan lensa macro pabrikan 3in1.
Langsung saja saya kasih tips fotografi macro :
1. Lensa macro untuk smartphone
Sebelum melakukan fotografi, sebaiknya kalian lihat apakah lensa sudah dipasang tepat dibelakang kamera. Apabila terdapat debu di lensa macro, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Apabila tidak dibersihkan maka akan mengganggu hasil dari gambar nya
2. Pencahayaan yang tepat
Dalam dunia fotografi pencahayaan sangat diperlukan. Saat memotret macro dengan HP pastikan pencahayaan ke objek mencukupi untuk mendapatkan exposure yang tepat. Cahaya yang paling bagus adalh cahaya yang bersumber dari matahari. Selain itu, pemotretan sebaiknya dilakukan di pagi hari, karena sinar matahari cukup bagus pada pagi hari
3. Hindari getaran
Hal yang terpenting juga adalah jangan terjadi getaran. Karena, dengan terjadinya getaran maka hasil yang didapatkan sangat tidak maksimal. Sebaiknya sebelum memotret, kita harus menggunakan penyangga seperti tripod. Tripod berfungsi agar tidak terjadi getaran saat memotret.
Selain menggunakan tripod, tips ini sangat bagus untuk menghindari getaran :
-Saat memotret sebaiknya tahan nafas sampai anda memencet shutter pada kamera
-Sandarkan kedua siku atau salah satu siku ke benda2 kokoh di sekitar anda. Bisa tembok, batang pohon, dahan, dan lain-lain. Kedua siku yang bersandar bisa meredam getaran tangan.
4. Sabar dan Terus Mencoba
Memotret macro dengan smartphone harus memiliki kesabaran yang ekstra, karena kita harus memotret dengan jarak dekat dengan object. Apalagi object yang ingin kita foto adalah serangga yang ber ukuran kecil, sehingga jarak smartphone dan serangga harus dekat. Terkadang juga serangga itu akan kabur dan kita harus mencari object yang baru
Tips memotret serangga dengan lensa macro di smartphone :
1. Sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari
2. Lakukanlah secara mengendap-ngendap, supaya serangga itu tidak kabur
3. Hindari angin yang bertiup, karena objek yang bergerak walaupun sedikit akan menyulitkan kita. Pergerakan sedikit pada objek maupun tangan kita berarti miss focus.
4. Kalau sudah memotret serangga tersebut, ambil foto lagi dengan angle yang berbeda, supaya kita bisa memilih mana yang bagus untuk di share
Ini adalah contoh lensa yang dipakai oleh sahabat saya untuk melakukan pengambilan gambar
Behind the scene waktu eksekusi objek. Semuanya natural, tanpa menyakiti atau membunuh objek (serangganya).
Yap, sekian tips yang dapat saya bagikan :) untuk pengeditan hasil memotret macro akan menyusul di artikel selanjutnya. Jangan pernah menyerah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan
Apabila pertanyaan silahkan tanyakan di :
Facebook : Ilham Golden Ways
Twitter : @ilhamjunior48
Fotografi macro adalah teknik foto yang menggunakan objek yang berukuran kecil, seperti serangga, capung, lebah, semut, dll. Cara fotografi ini menggunakan lensblong (lensa bongkaran) yang didapatkan dari lensa bekas, Diantaranya dari bongkaran kamera poket bekas, okuler mikroskop, tele senapan, dan lensa macro pabrikan 3in1.
Langsung saja saya kasih tips fotografi macro :
1. Lensa macro untuk smartphone
Sebelum melakukan fotografi, sebaiknya kalian lihat apakah lensa sudah dipasang tepat dibelakang kamera. Apabila terdapat debu di lensa macro, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Apabila tidak dibersihkan maka akan mengganggu hasil dari gambar nya
2. Pencahayaan yang tepat
Dalam dunia fotografi pencahayaan sangat diperlukan. Saat memotret macro dengan HP pastikan pencahayaan ke objek mencukupi untuk mendapatkan exposure yang tepat. Cahaya yang paling bagus adalh cahaya yang bersumber dari matahari. Selain itu, pemotretan sebaiknya dilakukan di pagi hari, karena sinar matahari cukup bagus pada pagi hari
3. Hindari getaran
Hal yang terpenting juga adalah jangan terjadi getaran. Karena, dengan terjadinya getaran maka hasil yang didapatkan sangat tidak maksimal. Sebaiknya sebelum memotret, kita harus menggunakan penyangga seperti tripod. Tripod berfungsi agar tidak terjadi getaran saat memotret.
Selain menggunakan tripod, tips ini sangat bagus untuk menghindari getaran :
-Saat memotret sebaiknya tahan nafas sampai anda memencet shutter pada kamera
-Sandarkan kedua siku atau salah satu siku ke benda2 kokoh di sekitar anda. Bisa tembok, batang pohon, dahan, dan lain-lain. Kedua siku yang bersandar bisa meredam getaran tangan.
4. Sabar dan Terus Mencoba
Memotret macro dengan smartphone harus memiliki kesabaran yang ekstra, karena kita harus memotret dengan jarak dekat dengan object. Apalagi object yang ingin kita foto adalah serangga yang ber ukuran kecil, sehingga jarak smartphone dan serangga harus dekat. Terkadang juga serangga itu akan kabur dan kita harus mencari object yang baru
Tips memotret serangga dengan lensa macro di smartphone :
1. Sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari
2. Lakukanlah secara mengendap-ngendap, supaya serangga itu tidak kabur
3. Hindari angin yang bertiup, karena objek yang bergerak walaupun sedikit akan menyulitkan kita. Pergerakan sedikit pada objek maupun tangan kita berarti miss focus.
4. Kalau sudah memotret serangga tersebut, ambil foto lagi dengan angle yang berbeda, supaya kita bisa memilih mana yang bagus untuk di share
Ini adalah contoh lensa yang dipakai oleh sahabat saya untuk melakukan pengambilan gambar
Behind the scene waktu eksekusi objek. Semuanya natural, tanpa menyakiti atau membunuh objek (serangganya).
Yap, sekian tips yang dapat saya bagikan :) untuk pengeditan hasil memotret macro akan menyusul di artikel selanjutnya. Jangan pernah menyerah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan
Apabila pertanyaan silahkan tanyakan di :
Facebook : Ilham Golden Ways
Twitter : @ilhamjunior48
Related Posts


